Sabtu, 08 Januari 2011

JALAN MENUJU SORGA


  Dialam dunia Allah menciptakan serba dua ada siang ada malam, ada yang baik ada yang buruk, ada pertemuan ada perpisahan, ada dunia ada akhirat dan ada sorga ada neraka. Dengan ini ada jalan yang menuju sorga dan ada pula jalan yang menuju neraka.siapa mereka ini mari kita lihat surat Al-A’raf ayat 178 Allah berfirman. 
`tB Ïöku ª!$# uqßgsù ÏtGôgßJø9$# ( `tBur ö@Î=ôÒムy7Í´¯»s9'ré'sù ãNèd tbrçŽÅ£»sƒø:$# ÇÊÐÑÈ   
Artinya:”Barangsiapa yang ditunjuki Allah maka dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang disesatkan Allah maka merekalah orang-orang yang merugi
Orang yang mencari jalan menuju sorga adalah orang yang diberi petunjuk oleh Allah Swt. Semntara itu orang yang dicap hatinya oleh Allah maka itulah orang yang disesatkan sedangkan dia dalam keadaan merugi, nah dalam menempuh jalan menuju sorga. Ada 3 jalan,sebagaimana sabda Rasulullah Saw. Ada seorang laki-laki bertanya kepada beliau......

Artinya:”critakanlah kepada se suatu yang memastikan aku masuk sorga..!maka Nabi bersabda: Yang mewajibkan masuk sorga itu yaitu: Memberi makan. Menebarkan salam, dan berbicara dengan baik
Dalam hadist diatas ada 3 jalan untuk menuju sorga:

1. MEMBERIKAN MAKANAN

Nabi Saw menyuruh agar memberikan sebahagian  makan kepada orang lain, untuk saling berbagi rasa antar sesama mukmin.
Memberi makan pada hadist diatas mengandung dua pengartian  1. dengan pengertian khusus 2. dengan pengertian Kulliyats.
Adapun dengan pengertian khusus, bahwa seorang mukmin dianjurkan agar berbagi rasa antar sesama mukmin dengan cara memberikan sebahagian makanan kepada saudaranya yang lain walaupun itu hanya sekedar kuahnya saja. Ini adalah perkara yang pernah dilakukan oleh Nabi kepada istrinya Aisyah, kalau kamu memasak suatu makanan banyakanlah kuahnya untuk dibagi-bagikan kepada tetangga.
Adapun pengertian secara kulliyats (Umum) adalah agar seorang mukmin ada sikap sikap saling tolong menolong dalam berbuat kebajikan bak kato pepatah:
   Kaluak paku kacang balimbiang*
    tampuruang lenggang lenggokan*
      Anak dipangku kamanakan dibmbiang*
       Urang kampuang dipatenggangkan.
  Firman Allah dalam Surat Almaidah Ayat 2:
 (#qçRur$yès?ur n?tã ÎhŽÉ9ø9$# 3uqø)­G9$#ur ( Ÿwur (#qçRur$yès? n?tã ÉOøOM}$# Èbºurôãèø9$#ur 4 (#qà)¨?$#ur ©!$# ( ¨bÎ) ©!$# ߃Ïx© É>$s)Ïèø9$# ÇËÈ
Artinya:”Dan bertolong-tolonganlah kamu dalam berbuat kebajikan dan takwa dan janganlah kamu bertolong-tolongan dalam berbuat dosa dan permusuhan
Orang mukmin itu adalah bagaikan satu tubuh manakala sakit satu anggota tubuh, yang lainpun ikut merasakannya.
Pepatah minang mengatakan”mandapek samobalabo,kahilangan samo marugi,kabukik samo
Mandaki, kalurah samo manurun, barek samo dipikue ringan samo dijinjiang,Tarapuang samo hanyuik, Tarandam samo basah.
Memberi makan orang yang sedang membutuhkan adalah suatu sikap orang yang berbuat kebajikan dan bertakwa kepada Allah Swt. Dan ini kata nabi adalah jalan menuju Sorga.

2. MENEBARKAN SALAM

Memberi salam adalah suatu ciri khas bagi orang muslim, masuk masjid baca assalamualaikum, masuk rumah assalamualaikum, bahkan dalam agama tidak diperbolehkan menjawab pertanyaan orang yang masuk rumah kita tanpa mengucapkan salam, dan begitu juga memasuki rumah orang lain, jangan masuk kerumah orang lain kalau salam kita tidak dijawabnya itu menandakan dia tidak mengizinkan kita masuk.
Bahkan dalam kehidupan kita sehari-hari ada aturannya memberi salam itu. Sebagaimana Sabda Rasulullah Saw

Artinya:Dari Abi Hurairah Radiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Saw. Bersabda:memberi salam orang yang berkendaraan kepada orang yang berjalan kaki, orang yang berjalan kaki kepada orang yang duduk, orang yang sdikit kepada orang yang banyak. (HR. Bukhari Muslim)
Pada riwayat bukhari mengatakan yang kecil memberi salam kepada yang besar”pernah suatu ketika Anas Ra. Dia berjalan dihadapan anak-anak kemudian dia memberi salam kepada anak-anak itu. Sambil dia berkata “ dahulu Rasulullah berbuat demikian

3. PERKATAAN YANG BAIK

berbicara merupakan suatu hal yang gampang namun pertanggung jawabannya amatlah berat maka untuk itu prang minang katakan”mangango dahulu mangko mangecek” artinya fikirkan dahulu akibat dari bicara yang akan kita bicarakan itu, memberi mudharatkah atau memberi manfa’at. Untuk itu umat Nabi tidak pantas bicara bohong dan sombong, akan tetapi pembicaraannya harus memberi manfa’at bagi orang lain.
     Kalimat yang baik itu bagaikan pohon yang subur akarnya yang tangguh, daunnya yang rimbun, dahannya menjulang kelangit dan buahnya lebat disetiap musim.Rasulullah Bersabda:
قُوْا اَنْفُسَكُمْ مِنَ النَّارِ وَ لَوْ بِشَقِّ تَمْرَةٍ           Artinya:”Jagalah dirimu dariapi neraka walaupun hanya dengan seiris kurma, maka barangsiapa yang tidak memilkinya hendaklah dia berbicara dengan kalimat yang baik” (HR. Ahmad(
             Demikianlah ceramah kita kali ini: Adapun jalan menuju sorga itu dalam pembahasan ini tiga.
1. Memberikan makanan
2. Menebarkan Salam.
3. Berbicara dengan perkataan yang baik.

Marpati batalue hijau
Jatuah kalantai pacah balah
Luko hati bukan dek pisau
Dek kalatiak ujuang llidah

Wassalamu ‘Alaikum WW.....
   
         
                     Jum’at 1 Agustus 2008
 
                     FM.SUPRIADI.TK.SINARO

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar